

Kupang, 30 Maret 2026 — Wakil Gubernur NTT menyoroti capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih rendah, baru mencapai 6,02 persen hingga Maret 2026. Dalam apel pagi yang diikuti seluruh pimpinan OPD dan ASN, Wakil Gubernur NTT menegaskan perlunya langkah cepat, inovatif, dan efisien untuk menjaga keberlanjutan program pembangunan di tengah tekanan global.
Evaluasi tersebut disampaikan langsung kepada seluruh jajaran ASN sebagai bentuk peringatan dini bahwa target PAD ideal sebesar 20–24 persen pada triwulan pertama belum tercapai. Dengan target bulanan sekitar 8 persen, capaian saat ini dinilai jauh dari harapan dan berpotensi berdampak pada pembiayaan program prioritas daerah.
“Semua OPD harus bekerja lebih serius, membangun strategi, dan mencari cara-cara inovatif untuk meningkatkan PAD,” tegas pimpinan apel.
Selain fokus pada pendapatan, Wagub juga menekankan pentingnya soliditas internal pasca rotasi pimpinan yang baru saja terjadi di lingkungan Pemprov NTT. Seluruh ASN diminta segera beradaptasi dan tetap menjaga kerja sama tanpa membedakan pejabat lama dan baru, agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Di tengah kondisi tersebut, Pemprov NTT juga mengingatkan adanya ancaman eksternal dari situasi geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah yang berpotensi memicu kenaikan harga energi. Dampaknya dapat dirasakan hingga ke daerah, termasuk risiko lonjakan harga bahan bakar dan kebutuhan pokok.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah mulai mendorong kebijakan efisiensi secara menyeluruh, antara lain penghematan penggunaan listrik dan pendingin ruangan, pembatasan perjalanan dinas, serta peninjauan program yang tidak berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, pemerintah pusat tengah mengkaji penerapan skema Work From Home (WFH) satu hari dalam seminggu sebagai bagian dari strategi penghematan nasional yang diperkirakan dapat menghemat anggaran hingga triliunan rupiah.
Dalam arahannya, ASN juga diminta untuk meningkatkan disiplin, loyalitas, dan rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan, serta tetap menjaga kepedulian sosial di lingkungan kerja maupun masyarakat.
Pemprov NTT optimistis, dengan penguatan kinerja, efisiensi, dan kolaborasi seluruh ASN, target pembangunan daerah tetap dapat tercapai meski di tengah tantangan ekonomi global yang semakin kompleks.
Foto: sumber @adpimntt
Users Today : 138
Users Yesterday : 125
Users Last 7 days : 959
Users Last 30 days : 3013
Users This Month : 2348
Users This Year : 44589
Total Users : 51941
Views Today : 911
Views Yesterday : 1817
Views Last 7 days : 11000
Views Last 30 days : 25990
Views This Month : 21371
Views This Year : 107236
Total views : 140449
Who's Online : 1
Your IP Address : 216.73.217.10
Server Time : 2026-10-19