

Kupang, 09/02/2026 — Gubernur Nusa Tenggara Timur menegaskan penguatan disiplin aparatur sipil negara (ASN) sebagai prioritas utama menjelang satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur pada 20 Februari 2026. Penegasan tersebut disampaikan kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi NTT dalam arahan resmi di Kupang.
Gubernur menyatakan, kedisiplinan birokrasi menjadi fondasi keberhasilan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa toleransi terhadap pelanggaran disiplin ASN tidak lagi diberikan, seiring tuntutan percepatan kinerja pemerintahan daerah.
Selain pembenahan internal, Pemerintah Provinsi NTT juga menaruh perhatian pada pembinaan warga diaspora NTT di luar daerah agar menjaga perilaku dan citra positif daerah. Hal ini menyusul sejumlah peristiwa sosial yang melibatkan warga NTT di beberapa wilayah, termasuk Bali dan Kalimantan.
Dalam arahannya, Gubernur turut menyoroti kasus meninggalnya seorang anak berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada yang menjadi perhatian nasional. Ia menilai peristiwa tersebut mencerminkan masih lemahnya penanganan kemiskinan serta hambatan administratif dalam penyaluran bantuan sosial.
Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen memperkuat pendataan kemiskinan berbasis desa dan kelurahan, menyederhanakan mekanisme bantuan, serta mengaktifkan sistem deteksi dini hingga tingkat paling bawah melalui kolaborasi pemerintah, aparat kewilayahan, dan masyarakat guna mencegah kejadian serupa terulang.

Dokumentasi: sumber @adpimntt
Users Today : 122
Users Yesterday : 142
Users Last 7 days : 1005
Users Last 30 days : 7279
Users This Month : 5720
Users This Year : 41963
Total Users : 49315
Views Today : 961
Views Yesterday : 1245
Views Last 7 days : 7763
Views Last 30 days : 17730
Views This Month : 15544
Views This Year : 84015
Total views : 117228
Who's Online : 0
Your IP Address : 216.73.217.121
Server Time : 2026-09-21