
Kupang, 20 April 2026 — Wakil Gubernur NTT (Wagub), Johni Asadoma menegaskan pentingnya disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) dan percepatan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah tekanan ekonomi global yang mulai berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok dan transportasi.
Dalam arahan yang disampaikan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui forum internal, pemerintah mengungkapkan bahwa capaian PAD hingga pekan keempat April baru menyentuh angka 8 persen. Angka tersebut masih jauh dari target ideal triwulan pertama yang seharusnya berada di kisaran 20 persen.
Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu keberlanjutan program pembangunan daerah, bahkan berdampak langsung pada Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang terancam dipangkas apabila realisasi pendapatan tidak segera ditingkatkan.
Selain faktor internal, tekanan eksternal juga menjadi perhatian serius. Kenaikan harga bahan pokok dan tiket pesawat yang signifikan disebut sebagai dampak dari konflik global, termasuk perang di kawasan Timur Tengah dan terganggunya jalur distribusi energi dunia seperti Selat Hormuz. Meski demikian, pemerintah pusat dinilai masih mampu menahan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
Menghadapi kondisi tersebut, Johni mendorong seluruh OPD, khususnya yang berkontribusi terhadap PAD, untuk bekerja lebih serius, inovatif, dan transparan. Setiap sumber pendapatan diminta memiliki penanggung jawab yang jelas hingga level teknis, guna meminimalkan kebocoran dan mengidentifikasi hambatan di lapangan.
Selain itu, Johni juga menyoroti rendahnya kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang masih di bawah 50 persen. ASN diminta menjadi teladan dengan memastikan seluruh kendaraan dinas telah memenuhi kewajiban pajak sebagai bagian dari upaya meningkatkan PAD.
Efisiensi anggaran turut menjadi fokus, termasuk optimalisasi penggunaan barang milik daerah agar tidak terjadi pemborosan melalui pengadaan berulang. Seluruh OPD diminta merawat dan memanfaatkan aset yang ada secara maksimal.
Di sisi lain, Pemerintah Daerah juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mencari solusi atas keterbatasan fiskal yang dihadapi daerah, termasuk dampak kebijakan penyesuaian anggaran Nasional.
Dengan sisa waktu Tahun Anggaran yang semakin terbatas, Johni menegaskan bahwa peningkatan PAD menjadi prioritas utama agar stabilitas keuangan daerah tetap terjaga dan pelayanan publik tidak terganggu.
Menutup arahannya, Johni menyampaikan apresiasi kepada ASN yang memasuki masa purna tugas, seraya mendorong mereka tetap produktif dan berkontribusi bagi Pembangunan Daerah.
Foto: sumber @adpimntt
Users Today : 107
Users Yesterday : 115
Users Last 7 days : 687
Users Last 30 days : 2524
Users This Month : 1430
Users This Year : 15362
Total Users : 22714
Views Today : 205
Views Yesterday : 256
Views Last 7 days : 1312
Views Last 30 days : 15030
Views This Month : 5674
Views This Year : 33010
Total views : 66223
Who's Online : 0
Your IP Address : 216.73.216.78
Server Time : 2026-04-21